Serba-serbi.

Gue lahir di dunia tanggal 30 Januari 1998/1 Syawal, dgn panjang 49cm dan berat 2,8 kg, 8 bulan, dirumah eyang di Jakarta.
Umur gue sekarang 14th, gue sudah mengalami berbagai macam kejadian di hidup gue yg istimewa ini. Gue pengen aja share sejumput keinginan ala-ala.

Gue... pengen seperti air yang mengalir. Arus tenang yang perlahan melewati seluk beluk sungai, mungkin banyak yang menganggap terlalu lemah, padahal arus itu bisa meluluhkan batu yang begitu kerasnya. Gue gamau jadi arus deras, karena arus deras biasanya meluluhlantakkan semuanya.

Gue... pengen seperti gedung yang menjulang tinggi, tapi gue harus punya teropong medan yang bisa melihat kebawah dengan jelas dan dua mata, ga mau pakai teleskop, karena itu berarti, gue hanya lihat pakai sebelah mata.

Gue... pengen jadi handphone yang dibutuhkan semua orang, tapi ga mau jadi handphone yang kalau dipakai bisa lupa segalanya, bahkan lupa ibadah.

Gue emang kelewat diem (menurut gue, tapi lain kalau menurut sahabat gue), itu karna gue takut ucapan gue nyakitin. Pernah kejadian, dan gue sadar itu emang nusuk banget.

Gue senang aja nyimpan rahasia orang karna itu berarti masih ada yang percaya sama gue.

Gue akan bahagia kalau bisa bikin orang apalagi sahabat bahagia, walau terkadang harus menyakiti perasaan sendiri.

Gue senang bisa memotivasi orang, memberi semangat, mengembalikan senyum mereka, menghapus tangis orang, mengurangi beban orang lain...
Padahal gue belum bisa sepenuhnya memotivasi diri sendiri. Hehehe.
Sebanyak-banyaknya gue motivasi orang, kadang gue bingung, gimana cara mecahin masalah orang antara pilih sahabat atau pacar. Alhamdulillah gue belum pernah ngalamin.
Bayangkan, lo dan sahabat lo suka sama satu orang yang sama. Tapi kalau doi jadiannya sama sahabat lo, apa lo akan bener-bener bisa lepasin orang itu?
Terus misalnya lo lagi sama sahabat lo, terus orang itu dateng dan tiba-tiba bercanda, senyum-senyum dsb sama sahabat lo, nyesek ga? Berharap ga kalau lo di posisi sahabat lo itu?
Berat.

Gue... termasuk orang yang mudah mengingat masa lalu. Jadi, gue benar-benar sadar perubahan pada orang-orang disekitar, termasuk pada perubahan diri gue sendiri.

Gue kadang tidak menyukai perubahan terutama pada sahabat gue, karena gue suka mengenang dulu mereka kaya gimana perlakuannya ke gue, terus sekarang gimana, kalau beda drastis kan kadang sedih.

Kadang gue merasa hidup ga adil. Ada orang kaya yang bergelimpangan harta, dan orang miskin yang merana. Orang kaya itu ga miskin-miskin dan orang miskin itu ga kaya-kaya. Padahal katanya roda kehidupan berputar. Tapi setelah gue pikir lagi, orang kaya yang ga miskin-miskin itu belum tentu sebahagia kelihatannya.
Pada akhirnya kita akan mendapat balasan yang sangat adil. Alaisallahu bi ahkamil hakimin.

Gue tau dan sangat sadar kalau gue ga cantik fisik (menurut gue). Banyak orang bilang muka gue dingin. Ya mereka bilang muka gue cuek, jutek.
Ya setidaknya, kalau nggak cantik fisik bisa memperdalam cantik hati, iman, akal dan intelegensi. Malah, menurut gue, kalau gue cantik fisik bakal beda cerita. Mungkin aja gue gampang pacaran sama orang dan akhirnya ga fokus belajar. Bisa aja kan?
So, sis. syukuri aja yang ada, jalani dengan enjoy dan ikhlas, disertai doa dan usaha. Insya Allah ada jalan. Fa innamaal usri yusra. Kerjakan apa yang kamu cintai, atau cintai apa yang kamu kerjakan,
Kalau sifat, muka, hati dsb gue ga kaya sekarang ini, cerita hidup gue dan orang-orang di sekitar gue bakal beda. Dan mungkin gaada yang nulis tulisan ini kan?;) Semua sudah diatur oleh Sang Maha Kuasa, Allah SWT.





End. Thanks!
-Nada

Komentar