Teruntuk Emperor, my second family.

-----
Aku paham semua ada masanya
Punya waktunya masing-masing
Tetapi saat satu persatu kolom buku kas terpenuhi, aku sadar waktunya semakin dekat
Dan aku harus siap akan segala kemungkinan
Pagi ku akan benar-benar berbeda,
Tawaku bukan karna sebab yang sama lagi,
Pemandanganku bukan kalian lagi,
Canda gurau kalian tidak lagi memenuhi hari

Dua tahun bukanlah waktu yang sebentar
Walau awal pertemuan kita tidak langsung jadi menyenangkan,
namun pada akhirnya semua berakhir bahagia

Aku akan merindukan setiap detail momen yang kita lakukan bersama
Waktu yang kita habiskan bersama
Setiap candaan yang kita saling sahutkan
Dan setiap kebiasaan yang tak mungkin dilupakan
Aku akan sangat, merindukan kalian

Kalian terlalu indah untuk diungkapkan dengan kata
Kenangan kita terlalu banyak untuk diluapkan dalam cerita

Pada penghujung hari ini,
berharap semua akan tetap sama adalah sebuah harapan sia-sia
Grup ramai, personal chat tentang soal, curhat ini itu sulit untuk terulang lagi
Keindahan kisah kita, tidak terjadi dua kali

Kita adalah satu kesatuan
Yang disusun dari beraneka ragam rupa
Yang juga punya jam hidup masing-masing
Dan saat masanya habis, detak jarumnya tidak akan berirama sama lagi

Mungkin suatu saat nanti,
kita akan membuka grup kelas yang sepi
Grup yang menjadi saksi bisu kenangan kita
Sambil berharap semua segera terulang lagi

Semua mungkin masih ada di tempatnya,
jiwa dan ingatan juga masih terbang mengitari tempat yang sama
Hanya fisik dan ruang, yang sudah tersebar di segala penjuru

Izinkan aku mengucapkan keinginan.
Mungkin harapan ini juga akan berakhir sia-sia
Kumohon, jangan beranjak
Tetap ingat kita semua yang pernah berjuang bersama
Dalam ruang dan waktu yang sama,
Bahu membahu untuk mengejar keinginan
Karena kita pernah saling melengkapi satu sama lain,
dan memberi andil untuk kehidupan

Dari ungkapan yang biasanya lo lagi lo lagi, hingga sekarang.. kapan kita kemana?
Semua rencana hanya akan menjadi wacana
Hingga akhirnya kita akan bertemu lagi suatu saat nanti,
Di tempat dan waktu yang lebih baik,

Kalian akan selalu menjadi favoritku.
Telinga dan mataku selalu terbuka untuk mendengar dan membaca cerita dari kalian
Jangan pernah sungkan untuk bercerita, karena bukankah pengalaman hidup masing-masing kita bisa menjadi pelajaran untuk semua?
Selamat melanglang buana, kesayangan.
Semoga segala yang baik selalu menyertai kita❤

Komentar